Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,307 • USD → IDR Beli: 13,321
  • EUR → IDR Jual: 15,495 • EUR → IDR Beli: 15,515
  • HKD → IDR Jual: 1,704 • HKD → IDR Beli: 1,706
  • JPY → IDR Jual: 119 • JPY → IDR Beli: 119
  • AUD → IDR Jual: 10,531 • AUD → IDR Beli: 10,548
  • SGD → IDR Jual: 9,754 • SGD → IDR Beli: 9,772
  • Emas Jual → 550,000 • Emas Beli → 528,000
  • Perak Jual → 10,300
  • Update Tanggal 22-07-2017

Bimtek Pramuli Bangun Kepedulian Pramuka

Home / Ketahanan Informasi / Bimtek Pramuli Bangun Kepedulian Pramuka
Bimtek Pramuli Bangun Kepedulian Pramuka Foto bersama Pramuka Penggalang SMP N 1 Karangreja di dampingi Pembina, Ka Mabigus serta Tim Bimtek Pramuli dari SMK Muhammadiyah Bobotsari (foto: SMK Muhammadiyah Bobotsari/TIMES Indonesia)
Fokus Berita

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Gudep SMP N 1 Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah telah mengadakan kegiatan Bimbingan Teknis Kegiatan Pramuka Peduli (Bimtek Pramuli). Kegiatan iniyang dipandu langsung oleh Usman, Pembina SMK Muhammadiyah Bobotsari.

Pembina Pramuka SMK Muhammadiyah Bobotsari, Usman menjelaskan, kegiatan itu dilaksanakan sebagai tindak lanjut lomba Pramuli di SMK Muhammadiyah Bobotsari tahun 2017 yang diikuti oleh Ka Mabigus, 3 orang Pembina Pramuka, 4 orang Tim SMK Muhammadiyah Bobotsari dan 47 Pramuka Penggalang.

“Gudep SMP N 1 Karangreja telah menorehkan prestasi yang baik sebagai Juara 1 dalam lomba Pramuli di SMK Muhammadiyah Bobotsari tahun 2016 dan 2017. Sehingga tahun 2017 ini berusaha mengikuti lomba berikutnya di tingkat Kwarda Provinsi Jawa Tengah,” kata Usman, Rabu (13/9/2017).

Guna mendorong ketercapaian program Pramuli, lanjut Usman, maka Kak Drajat sebagai Ketua Gudep dan didukung oleh Agus sebagai Ka Mabigus SMP N 1 Karangreja memfasilitasi regu Pramuli dalam kerjasama dengan Gudep SMK Muhammadiyah Bobotsari.

“Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Jumat lalu itu, dilaksanakan dengan pemaparan dan bimbingan teknis, curah gagasan masing-masing regu dan pembina dilanjutkan diskusi tentang teknik pelaksanaan kegiatan,” ungkap Usman. 

Dan berbagai ide yang muncul dalam proses tersebut, digodog hingga menghasilkan keputusan bersama. Bahwa kegiatan akan dilaksanakan oleh seluruh warga sekolah dan masyarakat Kecamatan Karangreja.

Menurut Usman, bank sampah dan warung hidup akan menjadi dua program pramuli yang akan dimasyarakatkan guna mendukung program pemerintah dalam pengelolaan sampah anorganik dan pengembangan wisata kaki Gunung Slamet di wilayah Kabupaten Purbalingga.

“Pramuli bukan hanya milik SMP N 1 Karangreja saja, namun juga milik seluruh masyarakat khususnya di Kecamatan Karangreja,” tutup Usman.(*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com